Zaman sekarang, kita harus makin jago menyaring informasi di media sosial karena teknologi AI makin pintar meniru manusia. Salah satu yang lagi ramai dibicarakan adalah penggunaan Deepfake Tokoh agama yang sengaja dipakai oknum nakal buat memancing empati masyarakat. Dengan teknologi ini, pelaku bisa bikin video palsu yang menampilkan sosok ulama atau pendeta seolah-olah lagi mengajak kita buat kasih donasi ke rekening pribadi. Tentu saja ini sangat berbahaya karena mereka memanfaatkan sisi kebaikan dan rasa percaya umat yang biasanya makin tinggi di bulan-bulan suci.
Video hasil rekayasa ini memang terlihat sangat halus, sehingga orang awam mungkin bakal susah membedakannya dengan video yang beneran asli. Biasanya, konten Deepfake Tokoh ini disebarkan lewat grup WhatsApp dengan kalimat yang menyentuh hati, misalnya buat bantu bangun masjid atau kasih makan anak yatim. Banyak orang langsung percaya begitu saja karena melihat wajah tokoh idolanya ada di video itu, lalu tanpa pikir panjang langsung kirim uang. Padahal, video tersebut hanyalah hasil editan digital yang dibuat sedemikian rupa buat menguras kantong masyarakat yang kurang waspada.
Kalau dibiarkan terus, masalah ini bukan cuma bikin rugi uang, tapi juga bisa merusak nama baik para pemuka agama yang identitasnya dicuri. Jika penyebaran Deepfake Tokoh ini makin tak terkendali, orang-orang mungkin jadi takut mau sedekah atau berdonasi lagi karena trauma tertipu konten palsu. Dampaknya, lembaga-lembaga sosial yang beneran amanah justru jadi kena getahnya karena kepercayaan publik yang menurun. Itulah kenapa kita butuh kerja sama semua pihak, mulai dari polisi siber sampai masyarakat umum, buat berani lapor kalau nemu konten yang mencurigakan.
Tips paling simpel biar nggak jadi korban adalah dengan selalu melakukan cek ulang sebelum transfer uang untuk donasi apa pun. Munculnya Deepfake Tokoh agama jadi pengingat buat kita semua kalau apa yang kita lihat di layar HP nggak selamanya jujur. Pastikan kamu kirim uang ke rekening resmi yayasan yang sudah jelas izinnya, bukan rekening atas nama perorangan yang nggak jelas asal-usulnya. Bertanya langsung ke akun media sosial resmi milik tokoh tersebut juga bisa jadi langkah paling aman buat memastikan kebenaran info yang kamu terima.
