Warga di sekitar Kali Banjir Kanal Barat (BKB) kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang diduga kuat merupakan hasil aborsi. Penemuan mayat bayi yang terjadi pada Jumat sore, 9 Mei 2025, ini sontak mengundang perhatian warga dan petugas kebersihan yang pertama kali menemukan penemuan mayat tersebut. Pihak kepolisian Sektor Tanah Abang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi penemuan mayat bayi tersebut.
Menurut keterangan sementara dari pihak kepolisian Sektor Tanah Abang, penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali dilaporkan oleh seorang petugas kebersihan yang sedang menjalankan tugas rutin di sekitar kali. Petugas tersebut melihat bungkusan mencurigakan mengapung di permukaan air dan setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata berisi jasad bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa hari.
Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Pusat segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan secara menyeluruh untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengarah pada pelaku pembuangan bayi malang tersebut. Beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat bayi antara lain sisa kain dan plastik yang diduga digunakan untuk membungkus jasad korban.
Kapolsek Tanah Abang, Kompol Rahmat Setiawan, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini. “Kami akan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) jika ada, untuk mengungkap pelaku di balik tindakan keji ini,” ujarnya. Kompol Rahmat juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dokter forensik, untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut.
Kasus penemuan mayat bayi ini menambah daftar panjang kasus serupa di wilayah Jakarta. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Diharapkan, dengan bantuan informasi dari masyarakat, pelaku pembuangan bayi tidak berdosa ini dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Masyarakat juga diimbau untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib.
