Seorang perempuan bawa pisau yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) diamankan oleh petugas keamanan gereja dan kepolisian di Surabaya. Insiden ini terjadi di Gereja Katolik St. Stefanus yang terletak di kawasan Tandes, Surabaya, pada hari Rabu pagi, 20 November 2024, sekitar pukul 05.30 WIB, saat jemaat sedang melaksanakan misa pagi. Kehadiran perempuan bawa pisau ini sempat membuat panik sejumlah jemaat yang hadir.
Kronologi Perempuan Bawa Pisau Masuk ke Gereja
Menurut informasi dari berbagai sumber, perempuan yang mengenakan hijab dan cadar ini datang ke gereja seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Saat memasuki area gereja, gerak-geriknya mencurigakan dan kemudian diketahui membawa sebilah pisau. Sontak, petugas keamanan gereja dan beberapa jemaat dengan sigap mendekati dan mengamankan perempuan tersebut untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Dalam upaya pengamanan, pisau yang dibawa perempuan itu sempat terjatuh dan segera diamankan oleh petugas gereja. Selama proses pengamanan hingga misa selesai, perempuan tersebut terus didampingi oleh petugas keamanan dan beberapa jemaat. Pihak gereja kemudian menghubungi perangkat desa setempat dan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi Amankan Perempuan dan Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan
Aparat kepolisian dari Polsek Lakarsantri быстро tiba di lokasi setelah menerima laporan. Perempuan tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Lakarsantri untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kapolsek Lakarsantri, Kompol M. Akhyar, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menduga bahwa perempuan itu mengalami gangguan jiwa (ODGJ).
Untuk memastikan kondisi kejiwaan perempuan bawa pisau tersebut, pihak kepolisian kemudian направили yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk dilakukan observasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil observasi dari RSJ untuk mengetahui kondisi kejiwaan perempuan tersebut secara pasti.
Situasi Kondusif, Motif Belum Diketahui
Meskipun sempat membuat panik, situasi di Gereja Katolik St. Stefanus kembali kondusif setelah perempuan bawa pisau tersebut diamankan oleh petugas. Hingga saat ini, motif perempuan tersebut membawa pisau ke dalam gereja masih belum diketahui dan menjadi bagian dari penyelidikan pihak kepolisian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
