Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM telah meningkatkan status Gunung Lewotobi menjadi Siaga (Level III), dan menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan erupsi Gunung Lewotobi.
Kronologi Peningkatan Aktivitas Gunung Lewotobi
- Peningkatan aktivitas Gunung Lewotobi ditandai dengan peningkatan frekuensi gempa vulkanik dan gempa letusan.
- Teramati kolom erupsi setinggi 1.000 hingga 2.500 meter dari puncak.
- Asap kawah utama berwarna putih, kelabu, dan hitam dengan intensitas tipis hingga tebal.
- Suara ledakan keras dari erupsi terdengar hingga Larantuka dan Maumere.
- Terdapat pula micro tremor yang mengindikasikan migrasi magma menuju permukaan.
Dampak Erupsi dan Langkah-langkah Mitigasi
- Erupsi Gunung Lewotobi berpotensi menghasilkan hujan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
- Potensi lahar hujan juga perlu diwaspadai, terutama di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung.
- PVMBG merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius yang telah di tetapkan dari pusat erupsi.
- Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau untuk menggunakan masker atau penutup hidung-mulut.
- Pemerintah daerah dan instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk penyediaan tempat pengungsian dan bantuan logistik.
Imbauan dan Rekomendasi PVMBG
- Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
- Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memantau informasi resmi dari PVMBG.
- Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
- Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung api Lewotobi Laki-laki melalui aplikasi/website Magma Indonesia serta media sosial resmi PVMBG.
Peningkatan aktivitas Gunung Lewotobi menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Diharapkan, dengan kewaspadaan dan kerjasama semua pihak, dampak erupsi dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat dapat terjaga.
