SPBU Madina – Sebuah insiden kebakaran hebat terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Timur, Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peristiwa yang mengejutkan warga sekitar ini dilaporkan terjadi pada Kamis (25/1/2024) sekitar pukul 17.30 WIB. Meskipun kobaran api sempat membesar dan menimbulkan kepanikan, kabar baiknya tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Menurut informasi awal yang dihimpun dari lokasi kejadian, api diduga mulai berkobar dari satu unit mobil tangki pengisian bahan bakar yang sedang melakukan pembongkaran. Kobaran api dengan cepat membesar dan asap hitam pekat membumbung tinggi, terlihat dari radius yang cukup jauh. Warga sekitar yang panik segera menjauhi lokasi dan menghubungi pihak pemadam kebakaran.
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Madina segera diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran berjibaku untuk melokalisir dan memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke area permukiman warga dan fasilitas umum lainnya di sekitar SPBU.
Setelah beberapa waktu, petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan si jago merah. Meskipun demikian, kerugian materi diperkirakan cukup signifikan akibat kerusakan pada mobil tangki dan sebagian fasilitas pengisian bahan bakar SPBU. Pihak kepolisian dari Polres Madina juga telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Siddiq melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Adil Saputra mengkonfirmasi adanya kejadian kebakaran tersebut dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik mobil tangki saat melakukan pengisian.
Insiden ini menjadi pengingat penting akan pentingnya standar keamanan dan prosedur keselamatan di SPBU. Masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati dan menjauhi area berbahaya saat terjadi kebakaran serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Kerugian materi memang bisa diperbaiki, namun keselamatan jiwa adalah yang utama. Pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
