Sebuah tragedi pecah ban mengakibatkan sebuah mobil pikap hilang kendali dan terperosok masuk ke dalam parit di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. Insiden nahas yang terjadi pada hari Kamis, 24 April 2025, sekitar pukul 09.00 WIB pagi ini menyebabkan pengemudi pikap mengalami luka-luka dan kendaraan mengalami kerusakan parah.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Bapak Anwar (50), tragedi ini terjadi saat mobil pikap berwarna hitam dengan nomor polisi B 9876 XYZ melaju dari arah Tanjung Priok menuju Cilincing. Tiba-tiba, ban bagian depan mobil pikap tersebut pecah, diduga akibat menghantam lubang di jalan. Akibatnya, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan oleng ke kiri hingga akhirnya terjun bebas ke dalam parit yang berada di sisi jalan.
Warga sekitar yang melihat tragedi pecah ban dan mobil masuk parit segera bergegas memberikan pertolongan. Mereka berusaha mengeluarkan pengemudi yang terlihat terjepit di dalam kabin mobil yang sebagian badannya sudah terendam air parit. Dengan peralatan seadanya, warga berhasil mengeluarkan pengemudi yang diketahui bernama Rahmat (38) dalam kondisi lemas dan mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Metro Jakarta Utara yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Petugas juga mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat tragedi pecah ban ini. Mobil pikap yang रिंगsek kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Suyatno, membenarkan adanya tragedi pecah ban yang menyebabkan mobil pikap masuk ke dalam parit. “Kecelakaan ini diduga kuat akibat ban mobil pecah karena kondisi jalan yang kurang baik. Pengemudi mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
AKP Suyatno mengimbau kepada para pengendara untuk selalu berhati-hati dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama kondisi ban. Selain itu, ia juga meminta pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan yang berlubang guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. Tragedi pecah ban ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara dan kondisi infrastruktur jalan yang memadai.
